Home Berita Waduh! Kini Ada Sekolah Khusus Untuk Calon PSK Profesional! Ini yang akan...

Waduh! Kini Ada Sekolah Khusus Untuk Calon PSK Profesional! Ini yang akan Diajarkan di Sana..

1978
0
SHARE
Loading...

Ijinshare – Sekolah memiliki tujuan mulia, yaitu mendidik dan membimbing siswa menjadi cerdas dan berkelakuan baik. Untuk itu, sekolah menjadi rumah kedua bagi anak. Guru dan teman sekolah menjadi keluarga yang tanpa teraliri darah yang sama. Intinya, sekolah adalah lingkungan terpenting, setelah lingkungan rumah, dalam pembentukan karakter anak. Namun, ternyata ada lho sekolah yang mendidik murid untuk menjadi pekerja seks komersial yang profesional. Kok ironis ya?

Sekolah yang mendidik muridnya menjadi PSK profesional terletak di Valencia, Spanyol. Sekolah tersebut bernama Trabajo. Dalam bahasa Spanyol, kata trabajo berarti ‘kerja sekarang’.

Demi menarik masyarakatnya, sekolah Trabajo membuat iklan secara besar-besaran. Mereka berharap agar banyak masyarakat yang mendaftar di sekolah tersebut. Selain iklan besar-besaran, untuk menarik pendaftar, sekolah itu hanya memberikan persyaratan yang mudah.

Syaratnya adalah berusia minimal 18 tahun dengan kemauan belajar yang tinggi dan sifat yang tidak malu-malu. Sekolah ini menganggap bahwa profesi PSK menguntungkan dan menawarkan pekerjaan yang instan.

Pelatihan akan berlangsung selama satu minggu. Pelatihan akan dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas teori dan kelas praktik. Biaya yang ditawarkan sebesar 1,6 juta rupiah per siswanya.

Dengan biasa sebesar itu, siswa akan mendapatkan pelajaran tentang sejarah dan evolusi prostitusi serta keterampilan bisnis. Tak hanya itu, keterampilan praktis terkait seluk bekuk prostitusi juga akan dilakukan selama dua jam setiap harinya.

Tentu saja, sekolah yang tak lazim ini mendapat tanggapan negatif dari masyarakat. Dalam sekejap, banyak warga yang menuntut sekolah Trabajo ini. Namun tuntutan tersebut tidak dikabulkan.

Berdasarkan penyelidikan terhadap kegiatan di sekolah Trabajo, sekolah tersebut tidak termasuk ke dalam praktik prostitusi. Para hakim menyimpulkan bahwa tidak ada unsur prostitusi yang dapat digunakan sebagai bukti untuk menutup sekolah Trabajo. Selain itu, bukti kelas dibuka untuk anak di bawah umur dan promosi prostitusi juga tidak ditemukan. Maka dari itu, Trabajo bisa kembali beroperasi lagi.

Saat kelas dimulai lagi, beberapa anggota partai politik regional meminta agar sekolah tersebut diperiksa kembali. Hasilnya pun tetap sama, nihil. Kepolisian mengatakan bahwa tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh sekolah tersebut. Namun, jika suatu hari nanti ditemukan pelanggaran, baik ada anak di bawah umur atau terjadi praktik prostitusi, kemungkinan sekolah tersebut terancam dibubarkan.

Cukup ngeri juga ya melihat perkembangan ini? Meski prostitusi sering disebut sebagai profesi tertua di dunia, tapi praktik ini nyatanya tidak diterima oleh mayoritas negara di dunia. Dan keberadaan Trabajo ini pun tidak lepas pula dari kritik dan penolakan. Karena apakah baik jika prostitusi dijadikan basis dari suatu lembaga pendidikan? Hmm, gimana menurutmu?

Tolong teman Ijin Share bagikan info ini ke teman, kerabat, dan keluarga kamu.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here