Home Artikel Pria Muda Ini Terpuruk Ketika Gagal Meneruskan Kedai Mie Baso Milik Ayahnya,...

Pria Muda Ini Terpuruk Ketika Gagal Meneruskan Kedai Mie Baso Milik Ayahnya, Saat Dia Ingat “Perkataan Inspiratif” Dari Ayahnya, Nasibnya Pun Berubah!

135
0
SHARE
Loading...

Ijinshare – Anak muda masa kini tidak puas hanya mendapat penghasilan dari gajinya sebagai karyawan. Mereka ingin menjadi bos untuk diri sendiri dan membuka usahanya sendiri. Tapi beberapa dari mereka nekat tanpa mendalami bisnis yang akan dijalani terlebih dulu. Kisah ini diambil dari sebuah cerita anak muda di Thailand.

Pria muda ini terlihat mapan dan sukses di perusahaan tempatnya bekerja. Meski sudah terlihat sukses namun pria ini malah memilih untuk mengundurkan diri dan bertekad untuk membuka usaha makanan. Bukannya, bekerja sambil merintis usaha tersebut dia malah langsung memutuskan untuk meninggalkan pendapatan utamanya itu.

Ternyata dia ingin meneruskan kedai mie baso yang pernah dijalani oleh ayahnya. Dulu, kedai ayahnya terbilang sukses, banyak pelanggan yang selalu membeli mie buatannya. Di hari pertama buka, pria ini sangat bersemangat menanti pembeli pertamanya. Sayangnya, tepat di depan kedai mie baso miliknya, sudah ada restaurant mie baso juga yang terkenal dan ramai pembeli.

Melihat hal itu, pria ini sedikit kecewa dan lemas. Namun, dia tetap berharap sepenuh hati suatu hari kedainya juga akan dipenuhi dengan pembeli yang akan menjadi langganannya. Nahas, setiap hari kedai mie baso itu dibuka, tidak ada seorang pun yang membeli. Padahal semua usaha marketing sudah dilakukan olehnya.

Suatu hari ada seorang bapak yang bertanya kepada pria muda ini, “Hei, apakah kamu memiliki tempat parkir?” Dengan semangat, pria muda langsung menunjukkan tempat parkir dan kembali ke kedai mie baso untuk menyiapkan pesanan bapak itu.

Namun, siapa sangka bapak itu hanya meminjam tempat parkir untuk pergi ke restoran di seberang kedainya. Sedih dan kesal, sampai kapan hal ini akan berlanjut. Sampai karyawan yang dia gaji, mengundurkan diri dan pindah ke restoran seberang. Setiap hari, pembeli yang datang hanya satu sampai dua orang saja itu pun termasuk ibunya. Merasa putus asa, dia mengingat kembali apa yang membuat mie baso buatan ayahnya dibeli banyak orang. Sambil menangis dia teringat apa yang dulu pernah dikatakan ayahnya.

Ternyata, dulu ayahnya membuat mie bukan hanya enak saja tapi dia membuat dengan penuh kasih terhadap sesama. Dia percaya setiap orang akan diberi berkat masing-masing, dia tidak terlalu memaksakan dirinya agar jualannya laku.

Tolong teman Ijin Share bagikan info ini ke teman, kerabat, dan keluarga kamu.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here