Home Otomotif 8 Masalah Jika Ban Kurang Tekanan Angin

8 Masalah Jika Ban Kurang Tekanan Angin

382
0
SHARE
Loading...

Ijinshare – Tekanan tekanan angin ban sepertinya bukan hal yang terlalu penting. Tapi ternyata, hal ini tak boleh disepelekan.

Semua pabrikan mobil, motor, maupun produsen ban menyarankan agar tekanan angin sesuai dengan yang dianjurkan.

Namun, yang pasti tekanan angin ban berbeda-beda tergantung jenis motornya. Sementara untuk pengecekan tekanan angin, ada baiknya dilakukan setiap minggu.

Seperti dilansir Planet Ban, tekanan angin pada ban harus selalu sesuai dengan yang dibutuhkan. Jangan sampai ban motor mengalami tekanan angin yang kurang atau terlalu berlebih.

Perlu dicatat, ban kurang angin memiliki sejumlah kerugian dan bahkan bisa mengganggu kenyamanan berkendara.

Berikut adalah hal-hal merugikan yang bisa dialami jika ban motor kurang angin.

1. Tarikan yang Berat
Ban yang kekurangan angin akan tentunya tidak bisa berputar dengan sempurna. Dengan beban yang berat, maka tarikan motor akan semakin berat. Hal ini membuat berkendara menjadi tidak nyaman.

2. Ban Habis Tidak Rata
Ban yang dibiarkan kurang angin, tentu akan mengalami pengikisan yang tidak seimbang. Dalam kondisi yang kempes, bagian ban yang menapak ke aspal hanyalah bagian pinggiran ban, sedang bagian tengahnya tertekuk ke atas. Akhirnya membaut abgian samping ban cepat habis.

3. Boros Bahan Bakar
Dalam kondisi yang kurang angin, jumlah telapak ban yang menempel ke aspal cenderung lebih banyak. Ini mengakibatkan gesekan anatara permukaan ban dan aspal semakin besar. Dibutuhkan tenaga tambahan untuk melaju. Besarnya gesekan membuat mesin bekerja lebih keras sehingga menyerap bahan bakar lebih banyak.

4. Benjolan Pada Ban
Sering menggunakan ban yang kurang angin dapat mengakibatkan munculnya benjolan pada dinding samping ban. Penyebab benjorlan ini membuat sidewall jadi kurang kuat menahan benturan keras dan konstruksinya telah rusak.

5. Ban Lebih Mudah Meletus
Ban akan mudah pecah karena digunakan dalam kondisi kempis secara terus menrus. Permukaan yang sering bergesekan dengan permukaan jalan bisa menyebabkan penipisan sehingga benang kawat pada bagian dalam ban bisa putus dan kekuatannya akan berkurang drastis.

6. Mengurangi Performa Pengereman
Tekanan angin ban yang rendah juga membuat waktu untuk berhenti menjadi lebih lama. Selain itu, kurang angin juga dapat membuat mobil mudah tergelincir, baik saatjalan basah, dingin atau licin akibat salju. Namun saat kondisi jalanan kering, ban bisa mudah slip.

7. Pencemaran Udara
Karena kurangnya tekanan anin berpengaruh pada efisiensi bahan bakar, termasuk cara pengemudi saat menginjak pedal gas lebih lama. Dengan begitu, ini berimbas pada lebih banyaknya emisi yang keluar, termasuk asap dari knalpot.

8. Usia Pakai Ban Lebih Cepat
Ban dengan tekanan angin yang rendah diketahui mengurangi masa usia tapak ban hingga 25 persen. Oleh karena itu, harus lebih sering mengganti ban sebelum waktunya.

Tolong teman Ijin Share bagikan info ini ke teman, kerabat, dan keluarga kamu.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here